Saturday, May 21, 2016

POLSEK WONOSALAM KERAHKAN PERSONIL DI TMMD TRENGGULI-Serbuuu

Demak : Kini giiliran Polsek Wonosalam mengirimkan puluhan personilnya membantu TNI dalam melaksanakan giat TMMD Reguler ke 96 yang dipusatkan di Kecamatan Wonosalam.
Giat TMMD ini mengerjakan pembangunan fisik berupa Jalan sepanjang 650 meter, dengan Ketebalan 15 centimeter dan lebar 3 meter di Dusun Temu ireng, Trengguli, Wonosalam, Demak. Sedangkan untuk sasaran non fisik berupa pembekalan bela negara, wawasan kebangsaan, anti radikalisme dan terorisme.
Tampak personil TNI, Polri dan masyarakat semangat bahu membahu mengangkat batu untuk membuat talud serta menyiapkan pasir dan semen untuk bahan adukanya.
Pelaksanaan TMMD ini pada setiap harinya menerjunkan ratusan orang terdiri dari unsur Yon 410 Alugoro,Yon Zipur 4 Tanpa Kawandya,Kodim Demak, Polres Bantul, perwakilan TNI AL,Linmas, Tagana dan masyarakat secara bergantian hingga pekerjaan selesai. (Pendim 0716/Demak)

Kerjasama Kantor Lingkungan Hidup Demak dan TNI Kodim Demak Atasi Masalah Sampah

Demak : Denganmenggandeng Kantor Lingkungan Hidup (KLH), Kabupaten Demak, Kodim 0716/Demak yang sedang melaksanakan TMMD Reg ke-96 tahun 2016, memberi penyuluhan tentang pengolahan sampah, di balai Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Jum’at (20/05/2016) malam.

Dalam pemaparannya,Kasi Pengawasan dan Pengendalian Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Demak, Sugiarto menegmukakan, cara penanganan sampah yang benar sekaligus untuk , membudidayakan cara pembuangan sampah yang baik. Mulai dari lingkungan rumah hingga ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS), yakni dengan menggunakan kantong kresek berwarna (bioplastic) serta gerobak atau motor sampah terpisah antara sampah organik dan non organik.

Dikatakan, bahwa menata tempat pembuangan sampah (TPS) menjadi pusat pemanfaatan sampah organik dan non-organik secara maksimal . Sampah organik diolah menjadi kompos, sementara sampah non organik menjadi bahan baku untuk diolah menjadi bahan daur ulang (kertas, kaca, plastik dsb).

Mengenai tingkat keberhasilannya, tergantung dari sikap masyarakat dalam memperlakukan sampah. Semakin sadar masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan akan semakin mudah proses ini dapat dilaksanakan. Untuk itu peran pemerintah dalam mensosialisasikan hal ini serta didukung dengan penerapan peraturan perundang-undangan tentang lingkungan yang lebih tegas pada akhirnya akan menentukan keberhasilan dalam penanggulangan masalah sampah khususnya di perkotaan

Saat sidak oleh Dirut KAI Temukan Stasiun Kereta Di Demak Berubah Menjadi Kafe

Pemerintah dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sedang berusaha menghidupkan kembali jalur kereta api (KA) Demak-Pati-Rembang. Namun siapa sangka, saat menelusuri sisa-sisa jalur KA itu, salah satu bekas stasiun di Demak justru sudah beralih fungsi menjadi kafe.

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro memiliki pengalamannya sendiri saat menyempatkan diri meninjau stasiun yang beralih fungsi itu. Edi pun mengaku sempat adu argumen dengan pemilik kafe tersebut.

“Kalau itu milik bapak, buktinya mana?” kata Edi sembari menirukan omongan si pemilik kafe, Beberapa waktu yang lalu

Mendapat pertanyaan itu, Edi pun merasa tergelitik. Bagaimana tidak, kata dia, di depan kafe itu terdapat rel kereta api yang dulu digunakan pada saat jalur itu masih berfungsi.

“Dia (pemilik kafe) minta bukti lagi,” kata Edi sembari tertawa.

Belum lagi kata dia, di kafe itu masih terdapat sisa-sisa bukti bahwa dulunya merupakan stasiun.

“Di situ juga ada bekas loket tiketnya,” ucap dia.

Lebih lanjut dia menurut kan bahwa kafe itu bernama kafe Angkasa. Dia pun meminta agar bawahannya segera menyelesaikan masalah alih fungsi lahan aset KAI tersebut. Pasalnya, pemerintah sudah sangat berkeinginan menghidupkan kembali jalur KA tersebut.

Saat ini, dari total aset lahan KAI seluas 270,6 juta meter persegi, baru 147,5 juta meter persegi yang dikuasai KAI dengan tanda sertifikat. Selain aset tanah, KAI juga memiliki masalah terkait aset rumah dinasnya. Dari 16.424 unit rumah dinas yang tersebar di Jawa dan Sumatera, baru 8.517 atau 57 persen yang dinyatakanclean and clear.

Penulis : Yoga Sukmana
Editor : Fidel Ali Permana